Indonesia Sabet Satu Emas dan Dua Perunggu di Olimpiade Geografi Internasional ke-14
Di Post Oleh: Hilmi Mubaroq Tanggal: 11/08/2017 Di Baca164 kali

BEOGRAD, (PR).- Indonesia mencetak prestasi di Olimpiade Geografi Internasional ke-14 (iGeo 2017) di Beograd, Serbia. Bertandung melawanlebih dari 300 peserta yang berasal dari lebih dari 40 negara, Indonesia meraih medali emas dan perunggu.

Tim Indonesia terdiri dari empat peserta berusia 16-19 tahun (siswa SMU). Mereka mengikuti iGeo 2017 yang digelar 1-8 Agustus 2017.

Menurut siaran pers KBRI Beograd, tim Indonesia dipimpin oleh Syamsul Bahri didampingi official Dewayany Sutrisno. Sedangkan keempat peserta olimpiade ialah Fadhlan Ramadhan Sahid, Kathy Salsabila, Iqbal Ardiansyah, Ari Wijaya Abadi. Selama 10 hari di Beograd mereka melawan pesaing-pesaing tangguh dari seluruh dunia. Dalam pertandingan olimpiade yang berlangsung selama 10 hari tersebut, pelajar terbaik Indonesia berhasil memperoleh 1 medali emas dan 2 medali perunggu.

Materi perlombaan

Pada iGeo 2017, ujian yang dilombakan terdiri dari 3 bagian. Satu bagian tes tertulis (40%), satu bagian tes kerja lapangan dan pembuatan keputusan (40%), dan satu bagian tes multimedia (20%). Juara ditentukan dari peraih nilai akumulasi tertinggi dari semua tes.

Tiap peserta iGeo juga merupakan bagian dari tim nasional masing-masing negara, sehingga setiap negara juga akan memiliki penggabungan nilai dari 4 anggota tim mereka. Tujuan dari iGEO 2017 adalah untuk mengenalkan geografi, mengembangkan pemahaman geografi kepada khalayak muda serta mengembangkan kualitas yang lebih baik untuk ilmu geografi di seluruh dunia.

KBRI Beograd yang dipimpin Duta Besar RI untuk Republik Serbia merangkap Montenegro, Harry R.J. Kandou, turut mendukung tim Indonesia. Mulai dari dukungan berupa pengetahuan dan pendampingan saat survei lapangan hingga memberikan dukungan moral.***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/2017/08/08/indonesia-sabet-satu-emas-dan-dua-perunggu-di-olimpiade-geografi-internasional

Top